SEPEDA KUMBANG
Kalau ngomongin masa SMA kayak biasa-biasa aja. Soalnya aku dulu memang gak gaul, gak populer malah culun bgt deh hehehe..
Banyak temen bilang kalo si Carl nih naksir sama aku ( cuuitt cuuitt..glodaakk... ). Emang dasar si Carl-nya gokil kalo pas gak sengaja aku ngeliat dia, matanya dikedip2in gitu..wakaakkaakk...
Pernah nih Carl disuruh keluar kelas sama ayahnya. Kan Ayahnya Carl guru, suatu hari pas ayahnya Carl ngajar dikelas Carl tiba-tiba duduk disebelahku sambil colek-colek tanganku. Pas aku noleh dia pasang senyum dimanis2in gitu, aku berusaha nahan tawa. Eh ayahnya tahu kalo Carl lagi godain aku alhasil sama ayahnya Carl disuruh keluar kelas..hahaha
Ada lagi tingkah Carl yang lucu nih. Kalo pulang sekolah aku selalu sendirian naik sepeda. Tapi kadang tiba-tiba Carl sudah ada disebelahku dengan sepeda kumbangnya, seperti biasa dia pasang senyum yang dimanis2in gitu. Gak ngomong apa-apa cuma senyum-senyum aja. Ntar kalo aku sudah belok rumahku dia juga jalan terus aja. Hihiihi..lucu banget..sampe sekarang aku juga gak ngerti maksudnya apa hahaha..
Yaa..itu salah satu kenangan lucu masa SMA menurutku.
Kapan-kapan aku cerita lagi deh masa SMA ku sebagai salah satu bentuk keprihatinan sama keyword "Anak SMA" di pencarian Google yang parah banget. Jadi yuukk teman-teman blogger kita selamatkan kontennya dengan hal positif tentang Anak SMA caranya bikin postingan tentang cerita masa SMA yang seru ya.. :)
LAWAN KATA
Kelas yang tadinya ribut, kini menjadi sunyi-senyap setelah guru Bahasa
Indonesia yang paling ditakuti itu masuk ke dalam ruang kelas. Wajahnya
garang seperti hendak menerkam wajah mangsanya.
Murid-murid : "Selamat pagi, Bu guru!!!"
Bu guru : (dengan suara melengking)"Mengapa bilang selamat pagi saja,
kalau begitu siang, sore, dan malam kaliam mendoakan saya tidak selamat,
ya??"
Murid-murid : "Selamat pagi, siang, sore, dan malam Bu guru...."
Bu guru : "Kenapa panjang sekali?? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu!!
Murid-murid : "*^%)&%$^#&#@??"
Bu guru : "Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan
penuh makna? Lagipula ucapan itu meliputi semua masa dan keadaan."
Murid-murid : "Selamat sejahtera Bu guru!!"
Bu guru : "Sama-sama, duduk!! Dengar baik-baik!! Hari ini, saya mau
menguji kalian semua tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya
sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan
katanya, mengerti??!"
Murid-murid : "Mengerti Bu guru.."
Guru : "Pandai!"
Murid-murid : "Bodoh!"
Guru : "Tinggi!"
Murid-murid : "Rendah!"
Guru : "Jauh!"
Murid-murid : "Dekat!"
Guru : "Berjaya!"
Murid-murid : "Menang!"
Guru : "Salah itu!"
Murid-murid : "Benar ini!"
Guru : (GERAM) "Bodoh!"
Murid-murid : "Pandai!"
Guru : "Bukan!"
Murid-murid : "YA!"
Guru : (mulai pusing) "Oh Tuhan!!"
Murid-murid : "Ya hamba!!"
Guru : "Dengar ini..."
Murid-murid : "Jangan dengar itu.."
Guru : "Diam!!"
Murid-murid : "Ribut!!!!"
Guru : "Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!!"
Murid-murid : "Ini adalah jawaban, pandai!!"
Guru : "Mati aku!!"
Murid-murid : "HIDUP kami!!"
Guru : "Saya rotan baru tau rasa!!"
Murid-murid : "Kita akar lama tak tau rasa!!"
Guru : "Malas aku ngajar kalian!"
Murid-murid : "Rajin kami belajar Bu guru...."
Guru : "Kalian gila semua!!"
Murid-murid : "Kami waras sebagian.."
Guru : "Cukup!! Cukup!!"
Murid-murid : "Kurang! Kurang!"
Guru : "Sudah!! Sudah!!"
Murid-murid : "Belum!! Belum!!"
Guru : "Mengapa kalian semua bodoh sekali??"
Murid-murid : "Sebab saya seorang pandai.."
Guru : "Oh!! Melawan ya!!"
Murid-murid : "Ho!! Mengalah tidak??"
Guru : "Kurang ajar!!!"
Murid-murid : "Cukup ajar.."
Guru : "Habis aku.."
Murid-murid : "Kekal kamu!!!"
Guru : (putus asa) "OK. Pelajaran sudah habis!!"
Murid-murid : "KO. Permainan belum mulai!!"
Guru : "Sudah, BODOH!!!"
Murid-murid : "Belum, pandai!!"
Guru : "Berdiri!!"
Murid-murid : "Duduk!!"
Guru : "Bego kalian ini!!"
Murid-murid : "Cerdik kami itu!!"
Guru : "RUSAK!!!"
Murid-murid : "Baik.."
Guru : (STRESS) "Kamu semua ditahan siang hari ini!!"
Murid-murid : "Kami dilepaskan tengah malam itu!!!"
Muka Bu guru merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya
dan keluar ruangan. Murid-murid bangga karena mereka merasa dapat
menjawab semua pertanyaan tadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar